Sunday, September 8, 2024
ANBK 2024
Murid SMP Muhammadiyah 1 Surabaya baru-baru ini mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), sebuah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). ANBK dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan cara memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa.
Dalam pelaksanaan ANBK, siswa diharapkan dapat menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama proses pembelajaran. Evaluasi ini tidak hanya menilai hasil belajar individu, tetapi juga mengukur efektivitas sistem pendidikan secara keseluruhan. Dengan data yang diperoleh dari ANBK, diharapkan sekolah dapat melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada aspek-aspek pendidikan yang masih perlu ditingkatkan.
Partisipasi SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dalam ANBK merupakan langkah penting dalam upaya untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan di sekolah tersebut terus meningkat. Melalui evaluasi ini, sekolah dapat memperoleh wawasan yang berguna untuk memperbaiki proses pembelajaran dan mencapai standar pendidikan yang lebih tinggi, sehingga mendukung perkembangan akademik dan keterampilan siswa secara optimal.
Perkenalan dengan Penutur Asli WNA Jepang
Murid kelas VII A SMP Muhammadiyah 1 Surabaya baru-baru ini mengikuti sesi perkenalan yang menarik dengan beberapa Warga Negara Jepang secara daring. Sesi ini dipandu oleh Sensei Andika, guru Bahasa Jepang di sekolah tersebut. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran Bahasa Jepang di Kelas Bilingual, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih bahasa Jepang secara langsung dengan penutur asli. Dengan pendekatan interaktif ini, diharapkan siswa dapat memperdalam kemampuan bahasa mereka dengan cara yang lebih efektif dan menyenangkan.
Selama sesi perkenalan, siswa tidak hanya belajar kosakata dan frasa baru, tetapi juga mendapatkan wawasan mendalam mengenai budaya Jepang dari perspektif langsung. Interaksi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa serta membantu mereka merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Jepang. Mendengarkan dan berkomunikasi langsung dengan penutur asli memungkinkan siswa mempraktikkan pelafalan dan intonasi yang benar serta memahami penggunaan bahasa dalam konteks yang lebih alami.
Harapan dari kegiatan ini adalah agar siswa kelas VII A menjadi lebih lancar dalam berbahasa Jepang dan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dalam berkomunikasi. Dengan pengalaman berharga ini, diharapkan mereka tidak hanya memperoleh keterampilan bahasa yang lebih baik tetapi juga semakin tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya Jepang.
Saturday, September 7, 2024
Raih Dampak Positif Media Sosial Siswa harus Bijak Memanfaatkan
.jpg)
Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi siswa. Namun, memanfaatkan media sosial dengan bijak sangatlah penting agar dampak positif yang dapat diperoleh tidak terganggu oleh hal-hal negatif. Media sosial memiliki potensi besar dalam mendukung proses belajar, tetapi penggunaannya yang tidak terkontrol dapat menimbulkan masalah serius. Oleh karena itu, siswa perlu bijak dalam memanfaatkannya untuk memastikan mereka mendapatkan manfaat optimal tanpa terpengaruh oleh dampak buruknya.
Pertama, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam mendapatkan informasi dan pengetahuan. Banyak akun pendidikan yang menawarkan materi pelajaran, diskusi ilmiah, dan tips belajar yang bisa diakses dengan mudah. Siswa dapat memanfaatkan media sosial untuk mencari referensi tambahan atau berpartisipasi dalam komunitas pembelajaran. Namun, penting untuk mengevaluasi kebenaran informasi yang diperoleh karena tidak semua yang ada di media sosial valid dan dapat dipercaya.
Kedua, penggunaan media sosial yang bijak dapat membantu siswa membangun jaringan sosial yang positif. Mereka dapat terhubung dengan teman sekelas, guru, atau bahkan para profesional di bidang yang diminati. Interaksi ini dapat membuka peluang kolaborasi atau mendapatkan bimbingan yang bermanfaat untuk pengembangan diri. Meski demikian, siswa perlu berhati-hati untuk tidak terjebak dalam interaksi yang merugikan, seperti cyberbullying atau pergaulan yang membawa dampak negatif.
Ketiga, media sosial juga bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kreativitas. Siswa dapat berbagi karya, pemikiran, atau proyek mereka kepada publik yang lebih luas, sekaligus menerima masukan yang konstruktif. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi untuk terus berkarya. Namun, penting untuk tetap menjaga etika dalam bermedia sosial, seperti menghormati privasi orang lain dan menghindari konten yang provokatif atau tidak pantas.
Terakhir, bijak dalam menggunakan media sosial berarti siswa harus mampu mengatur waktu dengan baik. Media sosial dapat sangat menyita waktu jika tidak digunakan dengan bijak, sehingga siswa bisa mengabaikan kewajiban lain seperti belajar atau beristirahat. Dengan membatasi waktu penggunaan dan fokus pada konten yang bermanfaat, siswa dapat menjaga keseimbangan antara kegiatan akademis dan hiburan, serta menghindari kecanduan media sosial
Thursday, September 5, 2024
Generic Scientific dan Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Numerasi
.jpg)
Generic scientific adalah kumpulan keterampilan dasar ilmiah yang mencakup proses berpikir logis, analitis, dan sistematis dalam memahami fenomena alam dan sosial. Keterampilan ini sering kali diterapkan dalam sains, tetapi dapat diadaptasi ke berbagai bidang lainnya, termasuk matematika dan numerasi. Dengan melibatkan aspek-aspek seperti observasi, pengukuran, klasifikasi, prediksi, dan eksperimentasi, siswa diajak untuk berlatih keterampilan berpikir yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Berpikir kritis dalam konteks pembelajaran numerasi sangat krusial, karena mendorong siswa untuk tidak hanya menerima informasi begitu saja, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen berdasarkan bukti. Melalui berpikir kritis, siswa belajar untuk mengajukan pertanyaan yang relevan, mengenali pola-pola, serta mengevaluasi solusi dalam konteks numerasi. Keterampilan ini membantu mereka memecahkan masalah matematika dengan pendekatan yang lebih strategis dan mendalam.
Dalam pembelajaran numerasi, penerapan keterampilan generic scientific sangat relevan. Misalnya, saat memecahkan masalah matematika, siswa dapat menggunakan observasi dan pengukuran untuk memahami data numerik, lalu menggunakan prediksi dan inferensi untuk membuat kesimpulan. Eksperimen matematika, seperti simulasi atau penggunaan alat bantu visual, juga dapat membantu siswa dalam menggali lebih dalam dan memahami konsep secara lebih konkret.
Numerasi tidak hanya sebatas kemampuan dalam berhitung, tetapi juga melibatkan pemahaman yang mendalam tentang konsep angka dan hubungan antarangka. Ketika siswa menggunakan keterampilan ilmiah dalam numerasi, mereka diajak untuk berpikir seperti ilmuwan—mempertanyakan asumsi, menguji hipotesis, dan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan. Proses ini memperkuat kemampuan berpikir kritis, karena siswa harus menguji setiap langkah pemecahan masalah dan memastikan keabsahan solusi mereka.
Pembelajaran numerasi yang terintegrasi dengan keterampilan berpikir kritis memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan analitis mereka. Guru dapat memberikan masalah terbuka yang memerlukan eksplorasi dan pengujian berbagai kemungkinan solusi. Siswa juga diajak untuk merefleksikan proses berpikir mereka, mengidentifikasi kesalahan, dan belajar dari pengalaman tersebut. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi numerasi, tetapi juga membangun landasan berpikir kritis yang kuat.
Menerapkan pendekatan generic scientific dan berpikir kritis dalam pembelajaran numerasi memiliki dampak besar bagi pengembangan siswa. Siswa yang terbiasa berpikir kritis cenderung lebih mampu dalam memecahkan masalah kompleks dan menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan nyata. Guru memiliki peran penting dalam merancang pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengasah keterampilan ini, menciptakan lingkungan kelas yang kolaboratif dan eksploratif, serta memastikan siswa siap menghadapi tantangan di era modern.
Tuesday, September 3, 2024
Pertemuan walimurid kelas 8 terkait ANBK
Pertemuan wali murid kelas 8 yang terkait dengan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) biasanya bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang tua atau wali murid mengenai persiapan, pelaksanaan, dan tujuan dari ANBK. Berikut adalah beberapa poin yang bisa menjadi bahan diskusi dalam pertemuan tersebut:
Penjelasan tentang ANBK:
- ANBK adalah sebuah asesmen yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengevaluasi mutu pendidikan di tingkat sekolah. Asesmen ini berbasis komputer dan mencakup tiga aspek utama: literasi membaca, numerasi, dan survei karakter.
- Asesmen ini tidak hanya untuk mengukur prestasi siswa secara individu, tetapi juga untuk memberikan gambaran umum tentang kondisi pendidikan di sekolah tersebut.
Tujuan ANBK:
- Mengukur capaian pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.
- Memberikan umpan balik kepada sekolah untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
- Tidak digunakan untuk penentuan kelulusan siswa.
Jadwal Pelaksanaan ANBK:
- Informasi mengenai tanggal pelaksanaan ANBK untuk kelas 8.
- Pembagian jadwal bagi siswa yang mengikuti asesmen, terutama jika sekolah melaksanakan dalam beberapa sesi.
Persiapan Sekolah dan Siswa:
- Persiapan yang dilakukan oleh sekolah seperti pelatihan penggunaan komputer, simulasi asesmen, dan materi pembelajaran tambahan.
- Hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh siswa seperti latihan soal, pemahaman materi, dan kesiapan mental.
Teknis Pelaksanaan:
- Informasi mengenai perangkat yang akan digunakan (komputer atau laptop).
- Pengaturan tempat dan waktu asesmen.
- Tindakan pencegahan yang dilakukan oleh sekolah untuk mengatasi kendala teknis seperti gangguan jaringan internet.
Peran Orang Tua:
- Bagaimana orang tua dapat membantu mempersiapkan anak-anak mereka, seperti memotivasi dan mendukung belajar di rumah.
- Mendorong siswa untuk memahami pentingnya asesmen ini sebagai bagian dari proses belajar.
Q&A (Tanya Jawab):
- Sesi untuk menjawab pertanyaan atau kekhawatiran yang mungkin dimiliki oleh para orang tua terkait ANBK.
Tuesday, August 27, 2024
Lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) tingkat Surabaya
Para siswa-siswi Spemsa (SMP Muhammadiyah 1 Surabaya) saat ini sedang mengikuti lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) tingkat Surabaya yang diselenggarakan di PDM Surabaya. Berikut adalah daftar peserta yang mewakili Spemsa:
- Andita dari kelas 9A (MTQ)
- Izza dari kelas 8A (MTQ)
- Habibi (MTQ)
Semoga mereka sukses dan dapat memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini!
Habibi Syaifuddin Sofly (9B) Juara 3 Lomba MTQ Tingkat Surabaya (FASHMU)
Habibi Syaifuddin Sofly, siswa kelas 9B SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Surabaya. Prestasi ini dicapai dalam rangkaian kegiatan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah yang diselenggarakan untuk memotivasi dan mengembangkan potensi siswa dalam bidang agama.
Lomba MTQ ini merupakan salah satu acara penting dalam festival tersebut, yang bertujuan untuk menggali dan menghargai bakat anak-anak dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Dengan pencapaian ini, Habibi tidak hanya menunjukkan kemampuan luar biasa dalam tilawah, tetapi juga menginspirasi teman-temannya untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran agama.
Keberhasilan Habibi Syaifuddin Sofly menambah daftar prestasi SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dan membuktikan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter serta keagamaan siswa. Diharapkan prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha dan berprestasi dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.
Monday, August 26, 2024
Kunjungan Sejarah, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Tanamkan Cinta Tanah Air
Kunjungan siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya ke Museum Tugu Pahlawan dan Museum Surabaya di Gedung Siola merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menumbuhkan karakter cinta tanah air. Di Museum Tugu Pahlawan, siswa diperkenalkan dengan berbagai kisah heroik perjuangan para pahlawan Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui penjelasan dan pameran artefak sejarah, siswa dapat memahami betapa besar pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan, sehingga rasa bangga dan kecintaan terhadap tanah air semakin tumbuh di hati mereka.
Selanjutnya, kunjungan ke Museum Surabaya di Gedung Siola memperkaya pengetahuan siswa tentang sejarah dan perkembangan kota Surabaya dari masa ke masa. Di museum ini, siswa dapat melihat berbagai koleksi yang menggambarkan kehidupan masyarakat Surabaya di masa lalu, perkembangan kota, serta tokoh-tokoh penting yang berkontribusi bagi kemajuan Surabaya. Dengan menyaksikan langsung perjalanan sejarah kota mereka, siswa diharapkan dapat lebih menghargai dan mencintai lingkungan serta warisan budaya yang ada di sekitarnya.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan sejarah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti patriotisme, kebanggaan terhadap identitas nasional, dan rasa hormat terhadap perjuangan para pahlawan. Melalui kunjungan ini, siswa diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta meneruskan semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, karakter cinta tanah air yang kuat dapat terbentuk dan terpelihara di dalam diri generasi muda.
https://drive.google.com/file/d/1ou3Q73Z-bj0KLGJ3jBKvIC-Lnferief2/view?usp=drive_link
Pengenalan Program SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Kepada Wali Murid Baru
SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dengan bangga memperkenalkan program-program unggulan kepada para wali murid baru dalam acara yang digelar secara khusus. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai berbagai fasilitas dan kurikulum yang ditawarkan oleh sekolah, serta bagaimana program-program tersebut dapat mendukung perkembangan akademis dan karakter anak-anak mereka. Wali murid diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan para pengajar, melihat fasilitas sekolah, dan mendalami informasi mengenai metode pembelajaran yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya.
Dalam acara pengenalan ini, wali murid diperkenalkan dengan berbagai program unggulan yang mencakup pendidikan berbasis karakter, pembelajaran bilingual, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan keterampilan siswa secara menyeluruh. Program bilingual, misalnya, dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Jepang siswa, sementara kegiatan ekstrakurikuler menawarkan berbagai pilihan, mulai dari olahraga hingga seni dan sains. Selain itu, sekolah juga menjelaskan bagaimana pendekatan pendidikan yang holistik dan inovatif diterapkan untuk memastikan bahwa setiap siswa dapat mencapai potensi penuh mereka.
Harapan dari pengenalan program ini adalah agar wali murid dapat memahami dengan jelas bagaimana SMP Muhammadiyah 1 Surabaya berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan hidup. Dengan informasi yang komprehensif ini, diharapkan para wali murid dapat merasa lebih yakin dan mendukung penuh proses pendidikan anak-anak mereka di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya.
Sunday, August 25, 2024
Workshop Kurikulum Satuan Pendidikan oleh Bapak Winarto M.Pd.
SMP Muhammadiyah 1 Surabaya baru-baru ini menyelenggarakan workshop kurikulum satuan pendidikan yang dipandu oleh Bapak Winarto, M.Pd. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi kurikulum yang efektif dan sesuai dengan standar pendidikan terbaru. Dalam workshop tersebut, Bapak Winarto membagikan wawasan serta strategi terkini dalam pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selama sesi workshop, peserta diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam kurikulum satuan pendidikan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Bapak Winarto menjelaskan bagaimana kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tuntutan perkembangan zaman, serta bagaimana menerapkan pendekatan yang inovatif untuk memaksimalkan potensi belajar siswa. Workshop ini juga mencakup diskusi interaktif dan studi kasus yang memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi praktis terhadap tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum.
Melalui workshop ini, diharapkan para pendidik di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menyusun dan menerapkan kurikulum yang efektif dan relevan. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan di sekolah semakin meningkat, memberikan dampak positif pada perkembangan akademik dan pribadi siswa.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)








.jpeg)
.jpeg)






.jpeg)



.jpg)













