Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Saturday, August 16, 2025

SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Khidmat

 


 sumber
https://liputanjatimbersatu.com/2025/08/17/smp-muhammadiyah-1-surabaya-gelar-upacara-hut-ri-ke-80-dengan-khidmat/


SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Khidmat

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Suasana penuh semangat kebangsaan menyelimuti halaman SMP Muhammadiyah 1 Surabaya pada Minggu pagi (17/08/2025), saat seluruh keluarga besar sekolah melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Iswahyudi, S.Si, dengan penuh ketegasan dan wibawa. Kurang lebih 350 murid beserta guru dan tenaga kependidikan mengikuti jalannya upacara dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa nasionalisme.

Dalam amanatnya, Bapak Iswahyudi mengingatkan pentingnya generasi muda menjaga semangat perjuangan para pahlawan dengan terus berprestasi, berdisiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. “Kemerdekaan adalah anugerah sekaligus amanah. Tugas kita sebagai pelajar adalah mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar, kerja keras, dan akhlak mulia,” pesannya.

Suasana semakin haru dan membanggakan saat bendera Merah Putih dikibarkan dengan iringan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara. Raut wajah para siswa terlihat khusyuk, menandakan rasa cinta tanah air yang mendalam.

Peringatan HUT ke-80 RI ini menjadi momentum berharga bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Surabaya untuk meneguhkan komitmen dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menjadi penerus perjuangan bangsa.

Saturday, September 7, 2024

Raih Dampak Positif Media Sosial Siswa harus Bijak Memanfaatkan



https://drive.google.com/file/d/13ZkrZih0IsldJkiB4Wzh_gcWbmHmWEBz/view?usp=drive_link

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi siswa. Namun, memanfaatkan media sosial dengan bijak sangatlah penting agar dampak positif yang dapat diperoleh tidak terganggu oleh hal-hal negatif. Media sosial memiliki potensi besar dalam mendukung proses belajar, tetapi penggunaannya yang tidak terkontrol dapat menimbulkan masalah serius. Oleh karena itu, siswa perlu bijak dalam memanfaatkannya untuk memastikan mereka mendapatkan manfaat optimal tanpa terpengaruh oleh dampak buruknya.

Pertama, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam mendapatkan informasi dan pengetahuan. Banyak akun pendidikan yang menawarkan materi pelajaran, diskusi ilmiah, dan tips belajar yang bisa diakses dengan mudah. Siswa dapat memanfaatkan media sosial untuk mencari referensi tambahan atau berpartisipasi dalam komunitas pembelajaran. Namun, penting untuk mengevaluasi kebenaran informasi yang diperoleh karena tidak semua yang ada di media sosial valid dan dapat dipercaya.

Kedua, penggunaan media sosial yang bijak dapat membantu siswa membangun jaringan sosial yang positif. Mereka dapat terhubung dengan teman sekelas, guru, atau bahkan para profesional di bidang yang diminati. Interaksi ini dapat membuka peluang kolaborasi atau mendapatkan bimbingan yang bermanfaat untuk pengembangan diri. Meski demikian, siswa perlu berhati-hati untuk tidak terjebak dalam interaksi yang merugikan, seperti cyberbullying atau pergaulan yang membawa dampak negatif.

Ketiga, media sosial juga bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kreativitas. Siswa dapat berbagi karya, pemikiran, atau proyek mereka kepada publik yang lebih luas, sekaligus menerima masukan yang konstruktif. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi untuk terus berkarya. Namun, penting untuk tetap menjaga etika dalam bermedia sosial, seperti menghormati privasi orang lain dan menghindari konten yang provokatif atau tidak pantas.

Terakhir, bijak dalam menggunakan media sosial berarti siswa harus mampu mengatur waktu dengan baik. Media sosial dapat sangat menyita waktu jika tidak digunakan dengan bijak, sehingga siswa bisa mengabaikan kewajiban lain seperti belajar atau beristirahat. Dengan membatasi waktu penggunaan dan fokus pada konten yang bermanfaat, siswa dapat menjaga keseimbangan antara kegiatan akademis dan hiburan, serta menghindari kecanduan media sosial

 




Thursday, September 5, 2024

Generic Scientific dan Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Numerasi

 







Generic scientific adalah kumpulan keterampilan dasar ilmiah yang mencakup proses berpikir logis, analitis, dan sistematis dalam memahami fenomena alam dan sosial. Keterampilan ini sering kali diterapkan dalam sains, tetapi dapat diadaptasi ke berbagai bidang lainnya, termasuk matematika dan numerasi. Dengan melibatkan aspek-aspek seperti observasi, pengukuran, klasifikasi, prediksi, dan eksperimentasi, siswa diajak untuk berlatih keterampilan berpikir yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Berpikir kritis dalam konteks pembelajaran numerasi sangat krusial, karena mendorong siswa untuk tidak hanya menerima informasi begitu saja, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen berdasarkan bukti. Melalui berpikir kritis, siswa belajar untuk mengajukan pertanyaan yang relevan, mengenali pola-pola, serta mengevaluasi solusi dalam konteks numerasi. Keterampilan ini membantu mereka memecahkan masalah matematika dengan pendekatan yang lebih strategis dan mendalam.

Dalam pembelajaran numerasi, penerapan keterampilan generic scientific sangat relevan. Misalnya, saat memecahkan masalah matematika, siswa dapat menggunakan observasi dan pengukuran untuk memahami data numerik, lalu menggunakan prediksi dan inferensi untuk membuat kesimpulan. Eksperimen matematika, seperti simulasi atau penggunaan alat bantu visual, juga dapat membantu siswa dalam menggali lebih dalam dan memahami konsep secara lebih konkret.

Numerasi tidak hanya sebatas kemampuan dalam berhitung, tetapi juga melibatkan pemahaman yang mendalam tentang konsep angka dan hubungan antarangka. Ketika siswa menggunakan keterampilan ilmiah dalam numerasi, mereka diajak untuk berpikir seperti ilmuwan—mempertanyakan asumsi, menguji hipotesis, dan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan. Proses ini memperkuat kemampuan berpikir kritis, karena siswa harus menguji setiap langkah pemecahan masalah dan memastikan keabsahan solusi mereka.

Pembelajaran numerasi yang terintegrasi dengan keterampilan berpikir kritis memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan analitis mereka. Guru dapat memberikan masalah terbuka yang memerlukan eksplorasi dan pengujian berbagai kemungkinan solusi. Siswa juga diajak untuk merefleksikan proses berpikir mereka, mengidentifikasi kesalahan, dan belajar dari pengalaman tersebut. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi numerasi, tetapi juga membangun landasan berpikir kritis yang kuat.

Menerapkan pendekatan generic scientific dan berpikir kritis dalam pembelajaran numerasi memiliki dampak besar bagi pengembangan siswa. Siswa yang terbiasa berpikir kritis cenderung lebih mampu dalam memecahkan masalah kompleks dan menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan nyata. Guru memiliki peran penting dalam merancang pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengasah keterampilan ini, menciptakan lingkungan kelas yang kolaboratif dan eksploratif, serta memastikan siswa siap menghadapi tantangan di era modern.


Monday, August 26, 2024

Kunjungan Sejarah, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Tanamkan Cinta Tanah Air


Kunjungan siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya ke Museum Tugu Pahlawan dan Museum Surabaya di Gedung Siola merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menumbuhkan karakter cinta tanah air. Di Museum Tugu Pahlawan, siswa diperkenalkan dengan berbagai kisah heroik perjuangan para pahlawan Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui penjelasan dan pameran artefak sejarah, siswa dapat memahami betapa besar pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan, sehingga rasa bangga dan kecintaan terhadap tanah air semakin tumbuh di hati mereka.

Selanjutnya, kunjungan ke Museum Surabaya di Gedung Siola memperkaya pengetahuan siswa tentang sejarah dan perkembangan kota Surabaya dari masa ke masa. Di museum ini, siswa dapat melihat berbagai koleksi yang menggambarkan kehidupan masyarakat Surabaya di masa lalu, perkembangan kota, serta tokoh-tokoh penting yang berkontribusi bagi kemajuan Surabaya. Dengan menyaksikan langsung perjalanan sejarah kota mereka, siswa diharapkan dapat lebih menghargai dan mencintai lingkungan serta warisan budaya yang ada di sekitarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan sejarah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti patriotisme, kebanggaan terhadap identitas nasional, dan rasa hormat terhadap perjuangan para pahlawan. Melalui kunjungan ini, siswa diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta meneruskan semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, karakter cinta tanah air yang kuat dapat terbentuk dan terpelihara di dalam diri generasi muda.

https://radarsurabaya.jawapos.com/surabaya/775019758/kunjungan-sejarah-siswa-smp-muhammadiyah-1-surabaya-tanamkan-cinta-tanah-air?page=all

https://drive.google.com/file/d/1ou3Q73Z-bj0KLGJ3jBKvIC-Lnferief2/view?usp=drive_link

Wednesday, August 7, 2024

Penerapan Pendidikan Inklusif sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya

Pendidikan di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya mengusung prinsip inklusif dengan mengakomodasi keberagaman kebutuhan dan latar belakang siswa. Dalam penerapan pendekatan inklusif ini, sekolah berusaha menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan mendukung bagi semua siswa, tanpa memandang perbedaan yang ada. Hal ini mencakup penyediaan fasilitas yang memadai, pengajaran yang adaptif, serta dukungan khusus bagi siswa dengan kebutuhan pendidikan tambahan, sehingga mereka dapat belajar dan berkembang secara optimal bersama teman-teman sebaya mereka.

Selain itu, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya menerapkan metode pengajaran yang berorientasi pada keadilan dan kesetaraan. Dengan pendekatan ini, setiap siswa diberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas akademik dan non-akademik. Strategi ini tidak hanya memperkuat rasa inklusi di dalam kelas, tetapi juga membentuk sikap saling menghargai dan empati di antara siswa, mempersiapkan mereka untuk berinteraksi secara harmonis dalam masyarakat yang beragam di masa depan.

Latar belakang siswa yang beragam di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya mendorong penerapan sistem pendidikan inklusif untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang setara dan bermanfaat. Keberagaman ini meliputi perbedaan dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, dan kebutuhan khusus, yang semuanya memerlukan pendekatan yang sensitif dan adaptif. Dengan mengadopsi prinsip inklusif, sekolah berupaya menanggapi perbedaan ini dengan menyediakan berbagai dukungan yang diperlukan agar semua siswa dapat berpartisipasi secara aktif dan maksimal dalam kegiatan belajar.

Penerapan pendidikan inklusif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya mengakomodasi keberagaman tetapi juga memfasilitasi pengembangan potensi setiap siswa. Dengan menyediakan berbagai metode pengajaran yang fleksibel dan dukungan tambahan sesuai dengan kebutuhan individu, sekolah memastikan bahwa semua siswa, terlepas dari latar belakang mereka, memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai kesuksesan akademis dan sosial. Hal ini mencerminkan komitmen SMP Muhammadiyah 1 Surabaya terhadap prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pendidikan.

Harapan utama dari penerapan pendidikan inklusif di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya adalah agar siswa dapat menjadi mandiri dan siap menghadapi tantangan era 5.0. Dengan memberikan akses yang setara dan dukungan yang diperlukan, diharapkan setiap siswa dapat mengembangkan keterampilan yang relevan untuk menghadapi dinamika dan kompleksitas masyarakat modern. Pendekatan ini tidak hanya menyiapkan mereka dengan pengetahuan akademis, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan kritis, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang esensial di era digital dan teknologi yang terus berkembang.

Selain itu, dengan mengembangkan sikap mandiri dan kemampuan bertahan di tengah keberagaman dan perubahan yang cepat, siswa akan lebih siap untuk berkontribusi secara efektif dalam masyarakat. Pendidikan inklusif diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang resilient, inovatif, dan proaktif, sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan dengan percaya diri di era 5.0 yang sarat dengan kemajuan teknologi dan informasi.

https://drive.google.com/file/d/1VhBd35S5YEhMIW6YDNGFTN3qiOFsb9Uz/view?usp=drive_link

https://radarsurabaya.jawapos.com/surabaya/774955844/penerapan-pendidikan-inklusif-sebagai-implementasi-kurikulum-merdeka-di-smp-muhammadiyah-1-surabaya?page=all

Monday, November 6, 2023

Sosialisasi dan Tes Urin


https://www.youtube.com/watch?v=DLm5inXZKxA

https://lensadakwah.com/ldk-jatim-cegah-narkoba-di-smpm-1-surabaya/







Diharapkan dengan adanya penyuluhan bahaya narkoba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pelajar tentang Narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya serta dapat menjadi Penggiat Anti Narkoba di lingkungannya.

Tes narkoba adalah cara untuk mengevaluasi jenis dan kemungkinan jumlah obat legal atau ilegal yang dikonsumsi seseorang. Tes ini mencari keberadaan satu atau lebih obat baik obat resmi maupun ilegal dalam urin, darah, air liur, rambut, atau keringat. "Tes urin adalah jenis skrining obat yang paling umum. 

Thursday, May 11, 2023

Student Exchange, Spemsa Kembali Berangkatkan Siswa ke Dua Negara (https://klikmu.co/)



Sumber: https://klikmu.co/student-exchange-spemsa-kembali-berangkatkan-siswa-ke-dua-negara/

Surabaya, KLIKMU.CO – Setelah vakum tiga tahun karena Covid-19, di tahun ini SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (Spemsa) mengagendakan kembali student exchange ke beberapa sekolah yang ada di luar negeri, yaitu Malaysia dan Singapura. Bahkan, kabarnya sudah ada beberapa sekolah kerjasama yang siap menyambut kehadiran mereka.


Sebagai SMP Muhammadiyah tertua di Surabaya, program-program unggulannya sangat digemari siswa-siswi. Salah satunya adalah student exchange ke tiga negara: Malaysia, Singapura, dan Thailand. Hanya, tahun ini diagendakan ke dua negara saja, yaitu Malaysia dan Singapura.

Ketua panitia pelaksana Fauzan MPd mengatakan, kegiatan student exchange ini sudah berlangsung sejak 2011 silam.

“Kegiatan student exchange SMP Muhammadiyah 1 Surabaya bukanlah kali pertama, tapi kegiatan ini dibangun sejak 2011 silam. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas keilmuan siswa-siswinya,” katanya.

Menurut salah satu peserta student exchange Nabila Zakirin Fane Purnomo, dirinya sekolah di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya salah satunya memang termotivasi dengan kegiatan ke luar negerinya.

“Saya sangat bangga dan bahagia karena tahun ini dipilih sebagai peserta,” tuturnya.

Kegiatan tersebut akan diikuti 35 peserta dan ini merupakan peserta terbanyak sepanjang sejarah karena biasanya paling banyak 25 peserta per tahun, bahkan pernah sedikit yaitu 15 orang.

Kegiatan rutin tahunan tersebut dijadwalkan pada 16-20 Mei 2023 dari T2 Bandara Internasional Surabaya menuju KLIA 2 Kuala Lumpur Malaysia. (Humas/Habibie/AS)


 

Siswa SMP Muhammadiyah 1 Terpilih Mengikuti Lomba Trantibum Satpol PP Surabaya (https://klikmu.co/)


-
Mei 11, 2023

Sumber:https://klikmu.co/siswa-smp-muhammadiyah-1-terpilih-mengikuti-lomba-trantibum-satpol-pp-surabaya/

Surabaya, KILKMU.CO – Siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya terpilih untuk mengikuti lomba Trantibum (Ketenteraman dan Ketertiban Umum) bersama SMP negeri dan swasta se-Kota surabaya. Lomba tersebut diadakan oleh Satpol PP Kota surabaya yang bekerja sama dengan dinas pendidikan, dinas perlindungan anak, dan dinas komimfo.

Dalam perlombaan tersebut, penilaiannya meliputi kreativitas kegiatan, implementasi kegiatan, dan pembawaan duta dalam mempresentasikan kegiatan.

Kasi Kesamaptaan Satpol PP Surabaya Dwi Hargiyanto dalam sambutannya memaparkan, lomba Trantibum ini bertujuan untuk meminimalkan tindak anarkistis di kalangan remaja.

“Lomba Trantibum juga bertujuan agar anak-anak tidak berkegiatan di atas jam 21.00 WIB,” katanya.

Sementara itu, Waka Kurikulum SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Husnul Rif’an SPd menambahkan, lomba Trantibum ini dapat melihat kemampuan siswa-siswi yang mempunyai public speaking dan leadership dan apa yang diprestentasikan nanti dapat diaplikasi kan dalam kegiatan sehari-hari.

“Kegiatan tersebut dimulai jam 10.00 WIB dengan agenda pembukaan, qiraah, menyanyi kan lagu Indonesia Raya, dan mars Muhammadiyah. Kemudian sambutan pihak sekolah dan pihak satpol PP, penandatanganan sumpah PESA, serta pemaparan dari duta Trantibum, lalu diakhiri dengan pemberian cinderamata oleh pihak satpol PP ke Duta Trantibum dan selesai jam 12.30 di Aula SMP Muhammadiyah 1 Surabaraya,” pungkasnya. (Fauzan/Habibie)