Sunday, February 1, 2026
Saturday, January 31, 2026
Studi Banding PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dengan PR IPM SMP Muhammadiyah 16 Surabaya
PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya melaksanakan studi banding bersama PR IPM SMP Muhammadiyah 16 Surabaya sebagai langkah strategis dalam membangun kolaborasi berkelanjutan untuk pengembangan program kerja IPM. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran organisasi yang bertujuan melatih siswa dan siswi dalam proses perkaderan Muhammadiyah sejak dini.
Melalui kegiatan studi banding ini, PR IPM Spemsa diajak untuk saling berbagi inspirasi, bertukar pengalaman, serta memperkuat nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan semangat berorganisasi. Suasana kebersamaan dan keterbukaan menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan karakter kader IPM yang progresif dan berkemajuan.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Iswahyudi, S.Si., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menuturkan, “Studi banding IPM ini sangat penting sebagai wadah pembelajaran nyata bagi siswa dalam berorganisasi. Melalui kolaborasi seperti ini, siswa belajar kepemimpinan, komunikasi, serta memperluas wawasan keorganisasian di lingkungan Muhammadiyah.”
Pembina IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Ustadz Fauzan, juga menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan, “Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi IPM agar siswa tidak hanya aktif, tetapi juga memahami nilai perjuangan dan dakwah Muhammadiyah. Harapannya, kader IPM mampu tumbuh menjadi pelajar yang berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab.”
Sementara itu, Pembina IPM SMP Muhammadiyah 16 Surabaya, Ustadzah Dinda Oktiana, mengungkapkan, “Studi banding ini menjadi ruang silaturahmi yang sangat positif. Saling berbagi program dan pengalaman akan memperkaya wawasan kader IPM serta mempererat ukhuwah antarpelajar Muhammadiyah.”
Ketua IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Athif Nurizza Ramadhana, menyampaikan kesannya, “Melalui studi banding ini, kami mendapatkan banyak inspirasi dan ide baru untuk pengembangan program kerja IPM ke depan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan semangat dan kekompakan kader IPM Spemsa.”
Hal senada disampaikan Ketua IPM SMP Muhammadiyah 16 Surabaya, Zahrotul Amanah Kurianto, yang menuturkan, “Kami merasa senang bisa berbagi dan berdiskusi bersama PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan melahirkan kolaborasi program yang bermanfaat bagi IPM di kedua sekolah.”
Kegiatan studi banding ini juga menjadi ajang latihan bagi para kader IPM dalam menyampaikan gagasan, berdiskusi, serta membangun komunikasi yang baik antarsesama pelajar. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan kepemimpinan siswa dalam menjalankan roda organisasi di sekolah masing-masing.
Ke depan, hasil dari studi banding ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program kerja kolaboratif yang inovatif dan berdampak positif. Dengan semangat kebersamaan dan nilai keislaman, PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dan PR IPM SMP Muhammadiyah 16 Surabaya diharapkan mampu melahirkan kader IPM yang unggul, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ekskul Karawitan Performa di Hadapan Tamu Jepang 31 Januari 2026
Ekskul Karawitan Tampil di Hadapan Tamu Jepang
Pada Jumat, 31 Januari 2026, Ekstrakurikuler Karawitan SMP Muhammadiyah 1 Surabaya menampilkan performa seni budaya dalam rangka menyambut tamu Jepang yang berkunjung ke sekolah. Penampilan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengenalan budaya dan pertukaran nilai antarbangsa.
Para siswa ekskul karawitan menampilkan permainan gamelan dengan penuh penghayatan, kekompakan, dan kedisiplinan. Alunan gending yang dibawakan mencerminkan kekayaan seni tradisional Jawa serta menunjukkan hasil latihan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.
Penampilan karawitan ini mendapat sambutan hangat dari para tamu Jepang. Melalui pertunjukan tersebut, siswa tidak hanya menampilkan keterampilan seni, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Indonesia sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan antarbudaya.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bermakna bagi siswa untuk menumbuhkan rasa percaya diri, cinta budaya bangsa, serta sikap terbuka terhadap budaya lain. Melalui ekskul karawitan, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya terus berkomitmen melestarikan seni tradisional sekaligus membangun karakter siswa yang berwawasan global.













































.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
