Wednesday, December 15, 2021

Guru SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Peserta Diklat CKS Lulus



 15 Desember 2021

Nomor : B/65425/UN38.10/TU.00/2021
Lampiran : 23 lembar
Perihal : Hasil Diklat Calon Kepala Sekolah Swasta Kota Surabaya
Tahap 1 Moda Daring

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dengan hormat, Bersama ini kami sampaikan hasil penilaian Diklat Calon Kepala Sekolah Swasta Kota Surabaya Tahap 1 Moda Daring pada 27 Agustuss.d. 06 November 2021. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh STTPP dengan Nomor Registrasi Kepala Sekolah (NRKS).

Kami harapkan Bapak/Ibu Kepala memprioritaskan peserta yang dinyatakan lulus untuk segera diangkat sebagai kepala sekolah. Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami berterima kasih.

Ketua, Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd.
NIP 196704261991031009

Tembusan : 1. Kepala Pusat Pengembangan Diklat LP3

Wednesday, December 8, 2021

Kurikulum Prototipe







Kurikulum prototipe diberikan sebagai opsi tambahan bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran di tahun 2022-2024.

Kebijakan kurikulum nasional akan dikaji ulang pada tahun 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.
Kurikulum prototipe mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar.Kurikulum prototipe memiliki beberapa karakteristik utama yang mendukung pemulihan pembelajaran:
Pengembangan soft skills dan karakter (akhlak mulia, gotong royong, kebinekaan, kemandirian, nalar kritis, kreativitas) mendapat porsi khusus melalui pembelajaran berbasis projek.
Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid (teach at the right level) dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.


Karakteristik Kurikulum Prototipe di PAUD
  • Kegiatan bermain sebagai proses belajar yang utama.
  • Penguatan literasi dini dan penanaman karakter melalui kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan anak.
  • Fase Fondasi untuk meningkatkan kesiapan bersekolah.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan perayaan hari besar dan perayaan tradisi lokal
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SD
  • Penguatan kompetensi yang mendasar dan pemahaman holistik:
  • Untuk memahami lingkungan sekitar, mata pelajaran IPA dan IPS berbasis buku bacaan anak digabungkan sebagai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
  • Integrasi computational thinking dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPAS Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 2 kali dalam satu tahun ajaran.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMP
  • Penyesuaian dengan perkembangan teknologi digital, mata pelajaran Informatika menjadi mata pelajaran wajib.
  • Panduan untuk guru Informatika disiapkan untuk membantu guru-guru pemula, sehingga guru mata pelajaran tidak harus berlatar belakang pendidikan informatika.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMA
  • Lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan minat siswa, karena pilihan pada level mata pelajaran (bukan program peminatan/ penjurusan).
  • Di kelas 10 pelajar menyiapkan diri untuk menentukan pilihan mata pelajaran di kelas 11. Mata pelajaran yang dipelajari serupa dengan di SMP.
  • Di kelas 11 dan 12 pelajar mengikuti mata pelajaran dari Kelompok Mapel Wajib, dan memilih mata pelajaran dari kelompok MIPA, IPS, Bahasa, dan Keterampilan Vokasi sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran, dan pelajar menulis esai ilmiah sebagai syarat kelulusan.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMK
  • Dunia kerja dapat terlibat dalam pengembangan pembelajaran.
  • Struktur lebih sederhana dengan dua kelompok mata pelajaran, yaitu Umum dan Kejuruan. Persentase kelompok kejuruan meningkat dari 60% ke 70%.
  • Penerapan pembelajaran berbasis projek dengan mengintegrasikan mata pelajaran terkait.
  • Praktek Kerja Lapangan (PKL) menjadi mata pelajaran wajib minimal 6 bulan (1 semester).
  • Pelajar dapat memilih mata pelajaran di luar program keahliannya.
  • Alokasi waktu khusus projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Budaya
  • Kerja untuk peningkatan soft skill (karakter dari dunia kerja)
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SLB
  • Capaian pembelajaran pendidikan khusus dibuat hanya untuk yang memiliki hambatan intelektual.
  • Untuk pelajar di SLB yang tidak memiliki hambatan intelektual, capaian pembelajarannya sama dengan sekolah reguler yang sederajat, dengan menerapkan prinsip modifikasi kurikulum.
  • Sama dengan pelajar di sekolah reguler, pelajar di SLB juga menerapkan pembelajaran berbasis projek untuk menguatkan Pelajar Pancasila dengan mengusung tema yang sama dengan sekolah reguler, dengan kedalaman materi dan aktivitas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pelajar di SLB.
  • Penerapan Kurikulum Prototipe didukung melalui penyediaan buku teks serta pelatihan dan pendampingan bagi guru, KS, dan dinas pendidikan.

Friday, December 3, 2021

Jumat Berkah 3 Desember 2021

 Assalamualaikum bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, terima kasih atas partisipasinya. Semoga Allah mencatat amal baik kita sebagai tabungan di akhirat. Hasil hari ini uang sebesar 930 sumbangan Ustadz wa Ustadzah dan kita pesankan nasi @10ribu rupiah, ditambah dari Ustadz wa Ustadzah yang lain. Total yang dibagi hari ini 126 bungkus/kotak🙏 Wassalamualaikum

 
#JumatBerkah atau Jumat Mubarok diambil dari Bahasa Arab yang artinya adalah Jumat Berkah. Menurut Kamus Al Munawwir, berkah dalam bahasa Arab adalah barokah (البركة ) yang artinya nikmat. Sedangkan secara istilah, berkah (barokah) artinya ziyadatul khair, yakni bertambahnya kebaikan. Dalam penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia, berkah adalah karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia. 



 



 

 

 

 


Wednesday, November 17, 2021

Bakti Sosial Milad Muhammadiyah 109

 







Manfaat melaksanakan bakti sosial Milad Muhammadiyah 109 ini adalah menyukseskan acara Milad Muhammadiyah 109 melalui kegiatan bakti sosial, meningkatkan kesadaran akan kondisi sosial sekitar serta belajar menumbuhkan sikap empati dengan ikut serta memberi donasi pada acara bakti sosial kali ini, dan dari kegiatan bakti sosial ini kita diajarkan untuk menyisihkan uang saku kita dengan baik untuk dapat berdonasi demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dengan mengajak anak mengikuti kegiatan sosial, peserta didik dapat belajar untuk lebih peduli dengan lingkungannya dan ikut berempati dengan keadaan yang terjadi di sekitarnya.

Selain mengajarkan kepedulian serta empati, dengan mengikuti kegiatan berkelompok seperti ini anak juga bisa dilatih untuk bertanggung jawab dengan pekerjaannya, dan diajari untuk bersyukur dengan kehidupannya.


Assalamualaikum bapak/ibu , terima kasih atas partisipasinya dalam acara Baksos Spemsa Milad Muhammadiyah yang ke 109. Adapun hasil yang terkumpul dari warga sekolah:
1. Minyak @1L = 55 L
2. Gula @1Kg= 50 Kg
3. Beras @3Kg = 105 Kg
Uang
Dari siswa: 1.025.000
Guru dan kar: 1.010.000
Infak: 500.000
Sekolah: 600.000
Dan semuanya menjadi 92 bingkisan yang isisnya:
1. Beras 3Kg
2. Minyak 1L
3. Gulq 1Kg
4. Mie instan 3 biji.
Semoga apa yang bapak/ibu guru dan karyawan dan wali murid diberi kelapangan rejeki. Amin.Wassalamualaikum