Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Tapak Suci termasuk dalam 10 Perguruan Historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi. Tapak Suci berasas Islam bersumber pada Al Quran dan As Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11. Tapak Suci berdiri pada tanggal 10 Rabiul Awal 1383 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 di Kauman Yogyakarta. Tapak Suci memiliki motto "Dengan Iaman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah". Organisasi Tapak Suci berkiprah sebagai organisasi pencak silat, berinduk kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia, dan dalam bidang dakwah pergerakan Tapak Suci merupakan pencetak kader dari Muhammadiyah. Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah berkedudukan di Kauman Yogyakarta, dan memiliki kantor perwakilan di ibu kota negara
Saturday, August 13, 2022
KEJUARAAN PENCAK SILAT “ CHUSNAN DAVID CUP 2022 “
KEJUARAAN PENCAK SILAT “ CHUSNAN DAVID CUP 2022 “
ANTAR TK, SD, SMP, DAN SMA
Surabaya, 3 – 7 Agustus 2022
DASAR PEMIKIRAN
Kegiatan pencak silat sejak awal tahun 2020 hingga saat ini terasa seperti mati suri akhibat dampak wabah virus covid-19 dengan keterbatasan dan aturan – aturan yang dibuat oleh pemerintah dalam rangka memutus penyebaran rantai virus covid-19. Berbagai upaya Pimda 06 TAPAK SUCI Surabaya tetap dilakukan melalui dari cabang dalam melakukan pembinaan siswa dan pelatihnya, namun tetap dalam program pemerintah yaitu mentaati protokol kesehatan dalam upaya menghindari dampak virus covid-19 ini.
Sehubungan dengan dilaksanakannya program Pimda 06 TAPAK SUCI Surabaya dalam menggelar Kejuaraan antar Pelajar Se-Surabaya dan terselenggaranya kejuarankejuaraan Pencak Silat di Kota Surabaya maka Pimda 06 TAPAK SUCI Surabaya tidak bisa berdiam diri dan harus mengambil langkah untuk membantu dalam proses mempersiapkan pembinaan atlet-atlet pencak silat khususnya Pimda 06 TAPAK SUCI Surabaya secara berkesinambungan untuk bisa membina dan mengembangkan prestasi dengan harapan memiliki dan menemukan bibit-bibit atlet bertalenta sehingga bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi pencak silat Tapak Suci Surabaya.
Pelaksanaan program kerja Bidang Pembinaan Prestasi, Kepelatihan dan Pemasalan Pimda 06 Tapak Suci Surabaya dipandang perlu menggelar kembali kompetisi dalam rangka memperingati MILAD yang ke-59 Perguruan Seni Bela Diri Indonesia TAPAK SUCI Putera Muhammadiyah dan Penghargaan Untuk Pendekar Besar Chusnan David (Alm.) sebagai Pencipta Jurus Harimau, yang rencananya Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Chusnan David Cup 2022 ini mempertandingkan dan memperlombakan pesilat-pesilat TK, SD, SMP dan SMA dilaksanakan pada 31 Juli 2022 (bertepatan dengan Milad Tapak Suci tanggal 31 Juli 1963).
MAKSUD DAN TUJUAN
1. Sebagai bentuk atas upaya dalam membudayakan dan melestarikan serta mengembangkan budaya bangsa indonesia yaitu pencak silat
2. Sebagai bentuk pengenalan olahraga Pencak Silat dan Tradisi Tapak Suci
3. Sebagai bentuk pembinaan yang berkesinambungan bagi para pesilat.
4. Sebagai ajang mengasah kembali kemampuan dalam olahraga pencak silat prestasi
Rizky Fahry Juara 2 (9b)
Thaher Pandu Juara 2 (9C)
Thaher Pandu Juara 2 (9C)
Aginda Zulfikar 9A Juara 3
Azelino Al Zahir 9D Juara 2
Farel 9C Juara 2
Monday, July 25, 2022
Pengajian Di Awal Tahun Pelajaran
Oleh: Ustadz Munahar, S.H.I., M.Pd.
Pandangan Islam terhadap sains dan teknologi adalah bahwa Islam tidak pernah mengekang umatnya untuk maju dan modern. Justru Islam sangat mendukung umatnya untuk melakukan penelitian dan bereksperimen dalam hal apapun, termasuk sains dan teknologi. Bagi Islam, sains dan teknologi adalah termasuk ayat-ayat Allah yang perlu digali dan dicari keberadaannya. Ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini merupakan anugerah bagi manusia sebagai khalifatullah di bumi untuk diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Apa itu tauhid dan sains?
Menurut bahasa, tauhid adalah Bahasa Arab yang berarti mengesakan atau menganggap sesuatu itu esa atau tunggal. Dalam ajaran Islam, yang dimaksud dengan tauhid adalah keyakinan akan keesaan Allah swt. Sebagai Tuhan yang telah menciptakan, memelihara, dan menentukan segala sesuatu yang ada di alam ini.
Sains (science) diambil dari kata latin scientia yang arti harfiahnya adalah pengetahuan. Sund dan Trowbribge merumuskan bahwa Sains merupakan kumpulan pengetahuan dan proses. Sedangkan Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalah kumpulan pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan mempergunakan pengetahuan itu. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan. Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk kuantitas.
Bagaimana menanamkan tauhid dengan pendekatan sains
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari ‘Alaq, Bacalah, dan Tuhanmulah yang paling Pemurah, Yang mengajar manusia dengan pena, Dia mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya”. (QS. Al-Alaq: 1-5).
إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka (QS. Ali Imran:190-191)
Berdasarkan ayat di atas, baik surat Luqman, Al ‘Alaq maupun Ali Imran, kita dapat merumuskan tahap penanaman tauhid pada anak dengan pendekatan sains, yaitu meliputi :
Mengajarkan konsep syukur pada anak
Berdasarkan surat Luqman ayat 12, Sedini mungkin sejak anak bisa melihat dan menggunakan inderanya, orang tua mengajak anak berdialog terkait dengan berbagai nikmat yang Allah berikan yaitu yang dimiliki oleh anak, meliputi anggota tubuhnya. Orang tua menyampaikan bahwa semua anggota tubuh yang dimiliki anak adalah nikmat dan anugerh indah dari Allah. Sehingga bentuk rasa syukurnya adalah menggunakan nikmat tersebut untuk hal hal yang baik. Sebagai contoh, mata bukan hanya untuk melihat. Karena kalau hanya untuk melihat, maka hewanpun melihat. Tetapi gunakan mata untuk melihat yang baik, untuk membaca Al quran , membaca buku ,meneliti dan hal baik yang lain, yang semakin mendekatkan diri pada Allah. Karena sesungguhnya penglihatan, pendengaran akan dimintai pertannggungjawaban. Jika konsep syukur ini tertanam pada diri anak sejak dini, insyaallah ini menjadi dasar yang sangat baik untuk perkembangan dirinya.
Mengajarkan konsep tauhid pada anak sebagai pondasi dasar
Al ‘Alaq 1-5 Ayat yang sangat popular di tengah masyarakat, karena merupakan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah yang terkandung di dalamnya bukan hanya perintah membaca ayat qauliyah dan qauniyah atau berliterasi, tetapi juga sepaket dengan ajaran tauhid. Bagaimana maksudnya? Perintah membaca dengan nama Allah yang menciptakan. Nama Allah yang pertama kali dikenalkan bukan Ar Rahman Ar Rahim, Al Malik, Al Kudus tetapi Al Khaliq. Allah Sang Maha Pencipta, artinya apa? Bahwa orang tua mengajarkan tauhid di awal pendidkan kepada anak setelah konsep syukur. Mengajarkan tauhid kepada anak dengan pendekatan sains adalah bagaiman memunculkan dialog kepada anak, bahwa semua anggota tubuh anak yang meliputi system gerak, pernafasan,pencernaan, peredaran darah, metabolism, ekskresi, koordinasi dan reproduksi adalah merupakan ciptaan Allah Yang Maha Esa. Sistem di dalam tubuh yangdimiliki sangat sempurna dan tiada bandingnya.
Sebagai contoh adalah salah satu organ yang dipunyai yaitu mata, dimana di dalamnya mempunya bagian bagian, seperti pupil,iris,retina,lensa,kornea, air mata dan lain lain. Bagaimana mata bisa menangkap cahaya,mengatur cahaya masuk ke dalam mata, memusatkan bayangan di retina dan juga mengatur air mata agar menjaga kelembaban mata. Semua system canggih itu diciptakan Allah Sang pencipa. Sehingga konsekuensinya ketika kita semua diciptakan Allah, maka wajib tunduk dan taan kepada Sang Pencipta. Nilai ini yang harus ditanamkan pada anak, apapun yang kita lakukan adalah dalam kerangka ibadah kepada Allah dan mencari keridhoan Allah. Merasa diawasi oleh Allah dimanapun anak berada akan tertanam jika konsep tauhid ini sudah mandarah daging. Sehingga Pendidikan tauhid adalah pondasi dari semua aspek Pendidikan yang harus ditanamkan pada anak
Mengajak anak untuk tadabur alam
Bedasarkan Surat Ali Imran ayat 190-191, Allah mengajarkan tentang konsep mentadaburi alam, mengamati,meneliti dan memikirkan tentang kondisi alam sekitarnya. Orang tua mengajarkan kepada anak tentang penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, fenomena alam apapun baik hewan maupun tumbuhan untuk menumbuhkan daya kritis dan nalar anak. Sehingga akan muncul sebuah kesadaran, apapun yang dilihatnya akan memunculkan Allah dalam pikiran dan hatinya, apapun yang sedang dipelajarinya tidak lepas dari pemahaman dan kesadaran bahwa Allah lah Sang Pencipta semua ini. Tidak ada yang sia sia yang diciptakan Allah, walaupun itu bakteri, jamur atau virus sekalipun. Sebagai contoh diciptakannya bakteri untuk membusukkan sampah, memfermentasikan sampah sehingga menjadi pupuk organic yang dimanfaatkan oleh manusia lagi. Sungguh tidak ada yang sia sia semua yang diciptakan Allah
Tuesday, July 19, 2022
FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) SMP Muhammadiyah 1 Surabaya
FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang umumnya diterapkan pada tingkat pendidikan. Pengertian dari FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka memperkenalkan para siswa baru pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah
Maksud dan Tujuan dari FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa)
- Mengacu pada pengertian tentang apa itu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah maka tentu saja kegiatan bagi semua siswa baru jenjang SMP dan SMA tersebut mempunyai maksud dan tujuan, yaitu antara lain adalah sebagai berikut :Memperkenalkan lingkungan sekolah
- Menggali potensi yang terdapat di dalam diri siswa baru.
- Membantu agar para siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya yang meliputi sarana prasarana, aspek keamanan serta fasilitas umum.
- Menumbuhkan semangat, motivasi serta cara belajar yang lebih efektif sebagai siswa baru.
- Mengembangkan sebuah interaksi yang positif antara siswa dan juga warga sekolah lainnya seperti guru dan karyawan sekolah.
- Menumbuhkan sikap dan perilaku yang positif yaitu kemandirian, kejujuran, saling menghargai, menghormati persatuan dan keanekaragaman, kedisiplinan, hidup yang bersih dan sehat agar terwujud siswa yang mempunyai integritas, etos kerja serta semangat gotong royong.
- Manfaat dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Mengapa wajib dilakukan FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) bagi semua siswa baru? Tentu saja tidak terlepas dari manfaat yang didapatkan dari kegiatan FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) itu sendiri. Apa sajakah manfaatnya? Secara umum sebenarnya manfaat FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) tidak berbeda dengan apa yang menjadi maksud serta tujuan dari kegiatan tersebut yaitu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya di atas yang terdiri dari 5 poin.
Intinya FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) bermanfaat untuk membantu siswa baru untuk mengenal semua hal yang terkait dengan sekolah termasuk nilai, sistem, budaya, tata tertib dan sebagainya. Pada sekolah dengan sistem boarding school manfaat dari FORTASI (Forum Taaruf dan Orientasi Siswa) salah satunya adalah untuk membuat siswa mengenal bagaimana kehidupan di asrama. Dari semua pemaparan diatas jelas sudah apa itu MPLS beserta tujuan dan juga manfaatnya.
Friday, July 15, 2022
Implementasi Kurikulum Merdeka tetap Berjalan Sesuai Rencana
Siaran Pers
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan TeknologiNomor: 413/sipers/A6/VII/2022
Implementasi Kurikulum Merdeka tetap Berjalan Sesuai Rencana
Jakarta, 15 Juli 2022 --- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka tetap berjalan sebagaimana rencana. “Mulai tahun ajaran 2022/2023 ini, Kurikulum Merdeka menjadi salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh satuan pendidikan,” tegas Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, pada Jumat (15/7/2022), di Jakarta.
Anindito juga menegaskan bahwa tidak ada pembatalan implementasi Kurikulum Merdeka. Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 044/H/KR/2022 yang ditandatangani 12 Juli 2022 adalah untuk menetapkan lebih dari 140 ribu satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023. “SK tersebut merevisi SK sebelumnya karena terdapat perubahan beberapa satuan pendidikan yang melakukan refleksi dan mengubah level implementasinya, misalnya dari level mandiri belajar ke mandiri berubah atau sebaliknya,” papar Anindito.
Anindito kembali menyampaikan bahwa Kemendikbudristek mendorong satuan pendidikan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing satuan pendidikan. “Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberi fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk membuat kurikulum operasional satuan pendidikan yang kontekstual, agar pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid,” ujar Anindito.
Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikburistek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. Publik dapat mengakses informasi terkait kurikulum melalui laman https://kurikulum.kemdikbud.go.id dan buku teks Kurikulum Merdeka di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/buku-kurikulum-merdeka.
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id
#merdekabelajar
#bersamahadapikorona
#pulihbersama
Sunday, July 10, 2022
Hari Raya Qurban
Hari raya Idul Adha dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dengan sebutan lain ‘Hari Raya Haji’, dimana pada waktu tersebut kaum muslimin sedang menunaikan haji dan melaksanakan wukuf di Arafah.
Mereka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit atau di sebut pakaian ihram. Hal tersebut melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup, mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan. Tidak dapat dibedakan antara mereka, semuanya merasa sederajat. Sama-sama mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Perkasa, sambil bersama-sama membaca kalimat talbiyah.
Selain dinamakan hari raya haji, hari raya Idul Adha juga disebut juga sebagai “Idul Qurban” karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.
Jika melihat sisi historis dari perayaan Idul Adha ini, maka pikiran kita akan teringat kisah teladan Nabi Ibrahim. Yaitu ketika Beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk menempatkan istrinya, Siti Hajar bersama Nabi Ismail putranya, yang saat itu masih menyusu. Mereka ditempatkan disuatu lembah yang tandus, gersang, tidak tumbuh sebatang pohon pun. Lembah itu demikian sunyi dan sepi tidak ada penghuni seorangpun.
Sementara Nabi Ibrahim sendiri tidak tahu, apa maksud sebenarnya dari wahyu Allah yang menyuruh menempatkan istri dan putranya yang masih bayi itu di suatu tempat paling asing. Yaitu di sebelah utara kurang lebih 1600 KM dari negaranya sendiri Palestina. Tapi baik Nabi Ibrahim, maupun istrinya Siti Hajar, menerima perintah itu dengan ikhlas dan penuh tawakkal.
Seperti yang diceritakan oleh Ibnu Abbas bahwa tatkala Siti Hajar kehabisan air minum hingga tidak bisa menyusui Nabi Ismail, beliau mencari air kian kemari sambil lari-lari kecil (Sa’i) antara bukit Sofa dan Marwah sebanyak 7 kali. Tiba-tiba Allah mengutus malaikat jibril membuat mata air Zam Zam yang membuat Siti Hajar dan Nabi Ismail memperoleh sumber kehidupan.
Thursday, June 9, 2022
Pembinaan Guru Kurikulum Merdeka SMP Muhammadiyah 1 Surabaya
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka yang diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Kebijakan Kemendikburistek terkait kurikulum nasional akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.
Merujuk pada kondisi dimana pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyaknya kendala dalam proses pembelajaran di satuan Pendidikan yang memberikan dampak yang cukup signifikan. Kurikulum 2013 yang digunakan pada masa sebelum pandemi menjadi satu satuanya kurikulum yang digunakan satuan pendidikan dalam pembelajaran. Masa pandemi 2020 s.d. 2021 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat (Kur-2013 yang disederhanakan) menjadi rujukan kurikulum bagi satuan pendidikan. Masa pandemi 2021 s.d. 2022 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak (SP) dan SMK Pusat Keunggulan (PK).
Pada masa sebelum dan pandemi, Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013 kemudian Kurikulum 2013 disederhanakan menjadi kurikulum darurat yang memberikan kemudahan bagi satuan pendidikan dalam mengelola pembelajaran jadi lebih mudah dengan substansi materi yang esensial. Kurikulum Merdeka di SP/SMK-PK menjadi angin segar dalam upaya perbaikan dan pemulihan pembelajaran yang diluncurkan pertama kali tahun 2021.
Pemulihan pembelajaran tahun 2022 s.d. 2024, Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan bahwa sekolah yang belum siap untuk menggunakan Kurikulum Merdeka masih dapat menggunakan Kurikulum 2013 sebagai dasar pengelolaan pembelajaran, begitu juga Kurikulum Darurat yang merupakan modifikasi dari Kurikulum 2013 masih dapat digunakan oleh satuan pendidikan tersebut. Kurikulum Merdeka sebagai opsi bagi semua satuan pendidikan yang di dalam proses pendataan merupakan satuan pendidikan yang siap melaksanakan Kurikulum Merdeka.
Tahun 2024 menjadi penentuan kebijakan kurikulum nasional berdasarkan evaluasi terhadap kurikulum pada masa pemulihan pembelajaran. Evaluasi ini menjadi acuan Kemendikburistek dalam mengambil kebijakan lanjutan pasca pemulihan pembelajaran.
Mari instal Platform Merdeka Mengajar pada gawai Android melalui tautan bit.ly/platformmerdekamengajar
Sumber: https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/detail-ikm/
Thursday, May 12, 2022
Upacara Hari Pendidikan Nasional 2022 Tanggal 13 Mei 2022
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Jumat (13/5/2022). Hardiknas tahun 2022 ini, mengangkat Tema ‘Pimpin Pemulihan, Bergerak Untuk Merdeka Belajar’. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, perwakilan dari tenaga pendidik hingga pelajar SD-SMP di Kota Pahlawan.
Saat itu, Wali Kota Eri Cahyadi membacakan sambutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI di hadapan para peserta upacara. “Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi saat membacakan sambutan menteri.
Di sisi lain, Wali Kota Eri Cahyadi juga menerangkan, bahwa selama dua tahun pandemi, ada hikmah yang bisa dipetik, khususnya dari dunia pendidikan. Yakni, para peserta didik bisa mendapatkan pembelajaran yang tidak hanya tatap muka, tapi juga terbiasa dengan daring. “Sehingga pengetahuan tentang internet itu sudah biasa dan lebih menyenangkan,” katanya. Selain itu, kata dia, melalui kurikulum Merdeka Belajar yang diinisiasi Kemendikbud Ristek, maka diharapkan pula akan memunculkan para pemimpin di masa mendatang yang sudah siap menghadapi tantangan zaman. “Inilah hikmah dari adanya pandemi Covid-19,” ujarnya.
Wali Kota Eri Cahyadi menuturkan, bahwa setiap cobaan yang diberikan Tuhan itu pasti ada hikmah dibaliknya. Karenanya, di Hardiknas ini, ia juga sekaligus memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi di Surabaya. “Jadi bukan pialanya yang kita berikan, tapi penghargaan karena keinginan dan rajin belajarnya itu yang harus ditularkan kepada teman-temannya,” jelas dia.
Ia optimistis, Hardiknas akan menjadi semangat baru untuk mendorong dunia pendidikan di Kota Surabaya. Apalagi, peserta didik sekarang tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang diterapkan, tidak bertujuan untuk “menghukum” guru atau murid.
“Dengan begini maka ada perasaan yang nyaman di antara guru dan murid. Dengan sistem pendidikan seperti ini saya yakin akan muncul talenta-talenta pemimpin yang sangat luar biasa dari Kota Surabaya,” tuturnya.
Meski demikian, Wali Kota Eri Cahyadi juga berharap kepada arek-arek Suroboyo agar tetap menjunjung tinggi jiwa sportifitas dan mengedepankan Akhlakul Karimah. Ia meyakini, hal tersebut akan bisa diwujudkan oleh anak-anak Surabaya. “Ini menunjukkan bahwa kemauan dan merdeka belajar harus keluar. Jadi tak hanya formalitas, tapi bagaimana sekarang anak-anak menjadi bagian dari masyarakat. Jadi ketika nanti dia dewasa, maka dia sudah terbiasa,” pesannya.
Karena itu, ia menyatakan, bahwa yang harus dipupuk kepada anak-anak sekarang yaitu keyakinan dan kepercayaan diri. Menurutnya, hal itu justru sangatlah penting menjadi dasar anak-anak sebelum menghadapi tantangan zaman. “Ketika kepercayaan diri muncul, maka dia akan tenang dalam menghadapi perkembangan zaman. Dengan begitu kerasnya kota dan dunia ini, mereka akan siap menghadapi dengan kepercayaan diri yang dia punya,” imbuhnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)




.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)



















