Monday, November 24, 2025

Pelantikan Ketua IPM Periode 2026-2027





 

Gagasan besar dalam musyram yaitu membangun gerakan pelajar yang lebih maju dan visioner. Ia membawa visi: BuMenciptakan IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang dinamis serta mampu bertransformasi sebagai ruang pembinaan pelajar muslim yang progresif, berkarakter kuat, dan kompetitif di tingkat global.

Visi tersebut kemudian ia turunkan ke dalam lima misi utama yaitu menghadirkan IPM yang kreatif dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman; mendorong lahirnya perubahan yang berdampak melalui program yang relevan; membina pelajar agar unggul dalam keimanan dan akhlak; mengembangkan bakat dan kreativitas pelajar lewat berbagai kegiatan; serta memperkuat kerja sama dan kolaborasi baik di lingkungan internal sekolah maupun dengan pihak luar.

Gagasan yang disampaikan Athif mendapat respon hangat dari peserta Musyran. Para pembina dan pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi atas semangat baru yang muncul dalam forum tersebut. Mereka berharap PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya periode 2026–2027 mampu menjadi pendorong terbentuknya budaya positif dan meningkatnya kreativitas pelajar.

Pembina IPM Spemsa, Fauzan MPd, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Athif menjadi energi segar bagi perkembangan gerakan pelajar di sekolah. Ia menegaskan bahwa optimisme ini akan memperkuat langkah IPM agar semakin progresif, fleksibel, dan siap menghadapi dinamika zaman.

Dengan visi yang dinamis dan berorientasi perubahan, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang kreatif, berdaya, dan berkemajuan, ujarnya.

Ketua umum sebelumnya, Muhammad Ilham Nuril Ashar juga memberikan penghargaan atas terpilihnya Athif. Baginya, periode ini menjadi babak penting dalam perjalanan IPM Spemsa.

Semoga kepemimpinan yang baru dapat melahirkan gerakan pelajar yang lebih hidup, inspiratif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi sekolah maupun masyarakat, tuturnya.

Sunday, November 23, 2025

Pemungutan Suara Ketua IPM 2025 Surabaya, 24 November 2025







SMP Muhammadiyah 1 Surabaya hari ini menyelenggarakan kegiatan pemungutan suara untuk memilih Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025–2026. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan penuh antusiasme dari seluruh siswa, yang terlibat sebagai pemilih maupun panitia.


Sejak pagi, para panitia yang mengenakan jas kuning sigap membantu proses registrasi, pembagian surat suara, hingga pengawasan jalannya pemungutan. Para siswa tampak tertib menunggu giliran mencoblos di bilik suara yang telah disiapkan. Suasana hangat, aktif, dan penuh kebersamaan terlihat di seluruh area kegiatan.


Pemilihan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter siswa melalui praktik langsung nilai-nilai demokrasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi dari **Pancasila sila keempat: *“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”***

Melalui proses ini, siswa tidak hanya belajar memilih pemimpin, tetapi juga memahami pentingnya tanggung jawab, amanah, dan keadaban berdemokrasi.


**Pembina IPM, Bapak Fauzan**, menyampaikan harapannya agar pemilihan ini mampu melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, kreatif, dan mampu menjadi penggerak kegiatan pelajar. Ia menegaskan bahwa IPM adalah ruang tumbuh bagi siswa untuk melatih kepemimpinan dan karakter sosial.


Sementara itu, **Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Bapak Iswahyudi, S.Si.**, memberikan apresiasi atas kesiapan panitia serta kedisiplinan para siswa. Beliau menekankan bahwa budaya demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memahami pentingnya memilih berdasarkan visi, misi, dan rekam jejak calon. “Kami berharap ketua yang terpilih benar-benar menjadi representasi suara pelajar serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” ujar beliau.


Dengan terselenggaranya pemungutan suara ini, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Monday, November 17, 2025

Milad 113 Muhammadiyah di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya













 






















Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Simokerto menggelar Apel Milad Muhammadiyah ke-113 pada Selasa, 18 November 2025, berlokasi di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 ini dihadiri oleh perwakilan SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Aisyiyah Simokerto, serta PCM Simokerto sendiri. Bapak Istamarudin, selaku wakil PCM dan pembina upacara, menegaskan dalam amanatnya bahwa peringatan Milad ke-113 merupakan kesempatan penting untuk memperkuat tekad seluruh warga Muhammadiyah dalam melanjutkan dakwah pencerahan. “Milad ini bukan sekadar seremoni, tetapi seruan agar kita terus merawat semangat tajdid, meningkatkan mutu pendidikan, dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun ini, Milad Muhammadiyah mengangkat tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.” Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai pengingat akan komitmen Muhammadiyah dalam berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan bangsa melalui bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan sosial, dan dakwah berkemajuan. Tema ini diharapkan mampu memberi motivasi bagi seluruh warga persyarikatan untuk terlibat aktif dalam pembangunan bangsa secara berkesinambungan.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Bapak Iswahyudi, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan apel, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurut beliau, kegiatan ini memiliki nilai penting dalam menanamkan karakter dan identitas kemuhammadiyahan kepada peserta didik. “Apel Milad memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami lebih dalam jati diri Muhammadiyah. Kami berharap kegiatan seperti ini semakin menumbuhkan rasa bangga mereka terhadap persyarikatan,” tutur beliau.

Kegiatan apel semakin meriah dengan penampilan barongsai dari ekstrakurikuler SMP Muhammadiyah 1 Surabaya serta atraksi drumband dari SD Muhammadiyah 17 Surabaya yang berhasil memukau seluruh peserta. Para siswa tampil mengenakan beragam seragam kebanggaan Muhammadiyah, seperti seragam Hizbul Wathan (HW), seragam Tapak Suci, dan batik Muhammadiyah. Sementara itu, para guru tampil kompak dengan batik PDM bermotif Suramadu sebagai simbol identitas dan kebersamaan. Seusai apel, acara dilanjutkan dengan pawai keliling yang melewati kawasan SMP Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 17, SMA Muhammadiyah 1, dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Suasana pawai yang penuh semangat turut memperkuat rasa kebersamaan dalam memperingati Milad Muhammadiyah ke-113.

Sebagai perwakilan pelajar, Danela dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mengungkapkan pengalamannya mengikuti kegiatan ini. “Apel Milad membuat kami, para pelajar, semakin memahami perjalanan panjang Muhammadiyah. Kegiatan ini memotivasi kami untuk lebih aktif, berprestasi, dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan,” ungkapnya.