Wednesday, January 12, 2022

Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya






















Pada pasal 15 Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, dinyatakan tugas pokok dan fungsi Kepala sekolah meliputi:
  1. Beban kerja kepala sekolah sepenuhnya buat melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi pada guru dan tenaga kependidikan.
  2. Kepala sekolah yang melaksanakan tugas pembelajaran atau bimbingan, tugas pembelajaran atau bimbingan itu adalah tugas tambahan di luar tugas pokoknya.
  3. Beban kerja kepala sekolah tujuannya buat mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan 8 Standar Nasional Pendidikan.
  4. Beban kerja kepala sekolah yang ditempatkan di SILN, selain melaksanakan beban kerja, juga melaksanakan promosi kebudayaan Indonesia.
  5. Dalam hal kekurangan guru dalam satuan pendidikan, kepala sekolah melaksanakan tugas pembelajaran dan bimbingan supaya proses pembelajaran tetap berlangsung.

Satgas Covid-19 SMP Muhammadiyah 1 Surabaya





Satuan pendidikan membentuk satuan tugas penanganan COVID-19 di satuan pendidikan dan dapat melibatkan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar dengan komposisi sebagai berikut:
  1. Tim Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang
  2. Tim Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan
  3. Tim Pelatihan dan Humas

TUGAS SATGAS COVID-19 DI SATUAN PENDIDIKAN
Tim Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang
  1. Melakukan pengaturan/penyesuaian jadwal dan kelompok belajar
  2. Melakukan pengaturan tata letak ruang
  3. Membuat pengaturan lalu lintas mulai dari gerbang – kelas dan ruangan- ruangan di dalam sekolah – keluar (diberikan penanda dan batas pemisah)
  4. Menerapkan mekanisme pencegahan perundungan bagi warga satuan pendidikan terkonfirmasi positif COVID-19
  5. Mempersiapkan layanan p sikososial dan bantuan kesehatan jiwa.
Tim Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan
  1. Membuat prosedur pemantauan dan pelaporan kesehatan warga satuan pendidikan
  2. Membuat daftar kebutuhan sarana prasarana pencegahan COVID-19 di satuan pendidikan dan mengajukan ke kepala sekolah
  3. Melakukan pengaturan pembersihan dan disinfeksi
  4. Memantau kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan di satuan pendidikan 5.Membuat pengaturan PKL dan warung makanan di sekitar sekolah

Tim Pelatihan dan Humas
  1. Melakukan sosialisasi terkait PTM Terbatas dan Pencegahan COVID-19 di sekolah/madrasah
  2. Membuat dan menempelkan poster-poster pencegahan COVId-19 dan protokol kesehatan di sekolah/madrasah
  3. Melaksanakan peningkatan kapasitas yang diperlukan
  4. Menyampaikan protokol kesehatan bagi tamu

Tim Pelaksana UKS di satuan pendidikan masuk dalam Tim Satgas COVID-19, khususnya pada tim kesehatan dan/atau tim lainnya yang diperlukan.


Ekstrakurikuler Tahfidz


Ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan yang mana pelaksanaannya dilakukan di luar jam intrakurikuler. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan di dalam/ atau luar lingkungan sekolah yang mana tujuannyta tidak lain adalah untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan menginternalisasi nilai-nilai atau aturan-aturan agama serta norma-norma sosial. Dengan kata lain, ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran yang ditujukan untuk membantu perkembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang sifatnya di luar kegiatan pembelajaran kelas. Kegiatan ini dilakukan untuk menunjang kegiatan kokurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan ada yang berkaitan langsung dengan rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan ada pula yang tidak berhubungan. Artinya, kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan langsung tersebut dapat diarahkan kepada kegiatan pengayaan dan penguasaan terhadap materi-materi pembahasan dalam mata pelajaran Qur’an Hadits, seperti kegiatan ekstrakurikuler
membaca al-Qur’an dan menghafal al-Qur’an. Membaca al-Qur’an dan tahfidz al-Qur’an dapat diikuti oleh peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di luar jam pelajaran sekolah. Kegiatan tersebut masuk ke dalam kategori ekstrakurikuler keagamaan.

Al-Qur’an merupakam firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril as dengan lafal-lafal yang berbahasa Arab dan maknanya yang benar, agar menjadi hujjah, dan ibadah kepada Allah dengan membacanya. AlQur’an itu terhimpun dalam mushaf, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Nas, disampaikan kepada kaum muslimin secara mutawatir . Al-Qur’an bukan hanya sebuah kitab biasa akan tetapi al-Qur’an merupakan sumber utama dan pertama ajaran Islam dan menjadi petunjuk kehidupan umat manusia yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW, selain itu suatu rahmat yang tak ada tara bagi alam semesta.



 

Verifikasi Internal Peserta Ujian Sub Rayon 37

Bu anik guru SMP Negeri 37 verivikasi internal peserta ujian sub rayon 37.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah Sub Rayon 37, SMPMuhammadiyah 1 Surabaya mengadakan verifikasi dan validasi data calon peserta dan sekolah Ujian . Sehubungan dengan hal tersebut dan untuk kelancaran pelaksanaan Verifikasi dan Validasi diharapkan sekolah mempersiapkan berkas sebagai berikut :
Syarat Verifikasi Data Sekolah:
Profil Sekolah (DAPODIK)
Fotocopy Sertifikat NPSN
Fotocopy Sertifikat Akreditas
Fotocopy Ijin Pendirian Awal
Fotocopy Ijin Operasional Terakhir
Fotocopy SK Kepala Sekolah
Rekap Jumlah Siswa Peserta Ujian 
Surat pernyataan kesiapan melaksanakan UNBK.
Surat pernyataan kesiapan untuk digabungi oleh sekolah lain melaksanakan UNBK.

Syarat Verifikasi Data Calon Peserta:
Rekap Calon Peserta Ujian 
Fotocopy Ijazah terakhir
Fotocopy SHUN Terakhir
Fotocopy Surat Keterangan Mutasi (bagi siswa mutasi)

Data verifikasi dan validasi tersebut disampul jadi satu , mengingat waktu yang singkat dalam melakukan verifikasi diharapkan sekolah mengirim tepat waktu.

Thursday, December 23, 2021

SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Terakreditasi A




Akreditasi sekolah/madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga mandiri dan profesional. Mengingat pentingnya akreditasi sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, pemerintah membentuk Badan Akreditasi Nasional melalui Permendikbud nomor 59 tahun 2012.

BAN-S/M adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Selanjutnya, pada Permendikbud nomor 59 tahun 2012 pasal 9 ayat (1) dinyatakan bahwa tugas BAN-S/M adalah merumuskan kebijakan operasional, melakukan sosialisasi kebijakan, dan melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah. Dalam pelaksanaan akreditasi, BAN-S/M dibantu oleh Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M).

Sekolah/madrasah yang mengusulkan untuk diakreditasi harus memenuhi persyaratan berikut:

  1. memiliki surat keputusan pendirian/operasional sekolah/madrasah;
  2. memiliki peserta didik pada semua tingkatan kelas;
  3. memiliki sarana dan prasarana pendidikan;
  4. memiliki pendidik dan tenaga kependidikan;
  5. melaksanakan kurikulum yang berlaku; dan
  6. telah menamatkan peserta didik.

Monday, December 20, 2021

Karya Wisata Ke WBL




Salah satu pembelajaran menyenangkan yang diterapkan SMP Muhammadiyah 1 Surabaya adalah metode Karya Wisata. Metode karya wisata dipilih karena dianggap baik digunakan untuk mengajar karena metode karyawisata mengajak peserta didik untuk mengamati secara langsung suatu peristiwa. Adapun beberapa pengertian metode karyawisata tersebut adalah sebagai berikut:
  • Metode karyawisata adalah metode pengajaran yang dilakukan dengan mengajak para peserta didik keluar kelas untuk mengunjungi suatu peristiwa atau tempat yang ada kaitannya dengan pokok bahasan.
  • Metode karyawisata adalah suatu penguasaan bahan pelajaran oleh peserta didik dengan jalan membawa mereka langsung ke objek yang terdapat di luar kelas atau lingkungan kehidupan nyata, agar mereka dapat mengamati atau mengalami secara langsung.
  • Karyawisata merupakan salah satu metode melaksanakan kegiatan pengajaran di taman kanak-kanak dengan cara mengamati dunia sesuai dengan kenyataan yang ada secara langsung yang meliputi manusia, hewan, tumbuh tumbuhan dan benda benda lainnya.
  • Metode karyawisata adalah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajar peserta didik ke suatu tempat atau objek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari/menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu, suatu bengkel mobil, toko serba ada, suatu peternakan atau perkebunan, museum dan sebagainya.
  • Karyawisata adalah kunjungan keluar kelas dalam rangka belajar. Contohnya mengajak peserta didik ke gedung pengadilan untuk mengetahui sistem peradilan dan proses pengadilan selama satu jam pelajaran. Jadi, karyawisata tersebut tidak mengambil tempat yang jauh dari sekolah dan tidak memerlukan waktu yang lama.




Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa metode karyawisata adalah suatu bentuk mengajar di mana dalam menyampaikan pelajaran, pendidik mengajak peserta didik untuk mengunjungi dan mengamati secara langsung kepada objek yang akan dipelajari yang terdapat di luar kelas. Selain peserta didik mempelajari objek mereka juga sekaligus rekreasi.
Tujuan, Fungsi dan Manfaat Metode Karyawisata




Teknik karyawisata ini digunakan karena memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Dengan melaksanakan karyawisata diharapkan peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dari objek yang di lihatnya.
  • Dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang.
  • Dapat bertanya jawab mungkin dalam jalan demikian mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam pelajaran ataupun pengetahuan umum.
  • Dapat melihat, mendengar, meneliti dan mencoba apa yang dihadapinya, agar nantinya dapat mengambil kesimpulan dan sekaligus dalam waktu yang sama ia bisa mempelajari beberapa mata pelajaran

Melalui karyawisata diharapkan anak mendapat kesempatan yang luas untuk melakukan kegiatan dan dihadapkan dengan bermacam bahan yang dapat menarik perhatiannya, memenuhi kebutuhan rasa ingin taunya, dan mengadakan kajian terhadap fakta yang dihadapi secara langsung.



Metode karyawisata berfungsi sebagai kegiatan untuk menghilangkan kejenuhan peserta didik dalam pembelajaran, juga merupakan metode pembelajaran yang mengajak peseta didik ke suasana di luar kelas. Dengan bimbingan pendidik, peserta didik diajak menuju tempat-tempat atau objek konkret yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran, sebagai metode pembelajaran karyawisata perlu dirancang secara sistematis agar dapat menghasilkan pengalaman belajar sesuai dengan yang diharapkan.


Karena itu, sebelum karyawisata tersebut dijalankan, pendidik perlu menyiapkan fokus pembelajaran dan tugas-tugas pembelajaran yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Dengan demikian peserta didik selain akan mendapatkan pengalaman yang bersifat rekreatif juga akan mengonsentrasikan kegiatan untuk mendapatkan pengalaman akademik sesuai dengan kompetensi yang dipelajari.

 
































SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Membantu Korban Semeru

Gunung Semeru yang berada di dua kabupaten di Jawa Timur yaitu Lumajang dan Malang mengalami erupsi pada Sabtu (4/12), diiringi oleh guguran awan panas yang mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Akibat erupsi ini, dua kecamatan di Lumajang yaitu Pronojiwo dan Candipuro mengalami hujan lumpur dan abu vulkanik sehingga gelap gulita. Warga yang panik berhamburan berusaha menyelamatkan diri ke tempat perlindungan yang aman.


Lazismu PP Muhammadiyah langsung bergerak untuk melakukan penggalangan dana guna mendukung operasi kemanusiaan ini. Direktur Penghimpunan Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono mengajak untuk membantu para warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru tersebut. Kami mengajak kepada seluruh warga peryarikatan khususnya dan masyarakat umum untuk membantu para korban yang sedang terdampak saat ini karena mereka sangat membutuhkan bantuan dari kita. Lazismu dengan program Indonesia Siaga selalu siap siaga untuk memberikan bantuan terbaiknya kepada mereka. Bantuan dapat disalurkan melalui Lazismu, baik melalui web atau menghubungi langsung call center Lazismu.



Wednesday, December 15, 2021

Guru SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Peserta Diklat CKS Lulus



 15 Desember 2021

Nomor : B/65425/UN38.10/TU.00/2021
Lampiran : 23 lembar
Perihal : Hasil Diklat Calon Kepala Sekolah Swasta Kota Surabaya
Tahap 1 Moda Daring

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dengan hormat, Bersama ini kami sampaikan hasil penilaian Diklat Calon Kepala Sekolah Swasta Kota Surabaya Tahap 1 Moda Daring pada 27 Agustuss.d. 06 November 2021. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh STTPP dengan Nomor Registrasi Kepala Sekolah (NRKS).

Kami harapkan Bapak/Ibu Kepala memprioritaskan peserta yang dinyatakan lulus untuk segera diangkat sebagai kepala sekolah. Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami berterima kasih.

Ketua, Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd.
NIP 196704261991031009

Tembusan : 1. Kepala Pusat Pengembangan Diklat LP3

Wednesday, December 8, 2021

Kurikulum Prototipe







Kurikulum prototipe diberikan sebagai opsi tambahan bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran di tahun 2022-2024.

Kebijakan kurikulum nasional akan dikaji ulang pada tahun 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.
Kurikulum prototipe mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar.Kurikulum prototipe memiliki beberapa karakteristik utama yang mendukung pemulihan pembelajaran:
Pengembangan soft skills dan karakter (akhlak mulia, gotong royong, kebinekaan, kemandirian, nalar kritis, kreativitas) mendapat porsi khusus melalui pembelajaran berbasis projek.
Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid (teach at the right level) dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.


Karakteristik Kurikulum Prototipe di PAUD
  • Kegiatan bermain sebagai proses belajar yang utama.
  • Penguatan literasi dini dan penanaman karakter melalui kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan anak.
  • Fase Fondasi untuk meningkatkan kesiapan bersekolah.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan perayaan hari besar dan perayaan tradisi lokal
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SD
  • Penguatan kompetensi yang mendasar dan pemahaman holistik:
  • Untuk memahami lingkungan sekitar, mata pelajaran IPA dan IPS berbasis buku bacaan anak digabungkan sebagai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
  • Integrasi computational thinking dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPAS Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 2 kali dalam satu tahun ajaran.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMP
  • Penyesuaian dengan perkembangan teknologi digital, mata pelajaran Informatika menjadi mata pelajaran wajib.
  • Panduan untuk guru Informatika disiapkan untuk membantu guru-guru pemula, sehingga guru mata pelajaran tidak harus berlatar belakang pendidikan informatika.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMA
  • Lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan minat siswa, karena pilihan pada level mata pelajaran (bukan program peminatan/ penjurusan).
  • Di kelas 10 pelajar menyiapkan diri untuk menentukan pilihan mata pelajaran di kelas 11. Mata pelajaran yang dipelajari serupa dengan di SMP.
  • Di kelas 11 dan 12 pelajar mengikuti mata pelajaran dari Kelompok Mapel Wajib, dan memilih mata pelajaran dari kelompok MIPA, IPS, Bahasa, dan Keterampilan Vokasi sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
  • Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran, dan pelajar menulis esai ilmiah sebagai syarat kelulusan.
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SMK
  • Dunia kerja dapat terlibat dalam pengembangan pembelajaran.
  • Struktur lebih sederhana dengan dua kelompok mata pelajaran, yaitu Umum dan Kejuruan. Persentase kelompok kejuruan meningkat dari 60% ke 70%.
  • Penerapan pembelajaran berbasis projek dengan mengintegrasikan mata pelajaran terkait.
  • Praktek Kerja Lapangan (PKL) menjadi mata pelajaran wajib minimal 6 bulan (1 semester).
  • Pelajar dapat memilih mata pelajaran di luar program keahliannya.
  • Alokasi waktu khusus projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Budaya
  • Kerja untuk peningkatan soft skill (karakter dari dunia kerja)
Karakteristik Kurikulum Prototipe di SLB
  • Capaian pembelajaran pendidikan khusus dibuat hanya untuk yang memiliki hambatan intelektual.
  • Untuk pelajar di SLB yang tidak memiliki hambatan intelektual, capaian pembelajarannya sama dengan sekolah reguler yang sederajat, dengan menerapkan prinsip modifikasi kurikulum.
  • Sama dengan pelajar di sekolah reguler, pelajar di SLB juga menerapkan pembelajaran berbasis projek untuk menguatkan Pelajar Pancasila dengan mengusung tema yang sama dengan sekolah reguler, dengan kedalaman materi dan aktivitas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pelajar di SLB.
  • Penerapan Kurikulum Prototipe didukung melalui penyediaan buku teks serta pelatihan dan pendampingan bagi guru, KS, dan dinas pendidikan.